Premium Leaderboard (970x90) - Wisata

Tutug Oncom: Menu Sarapan Legend Masyarakat Sunda

Reporter: Mohammad Aziz Pratomo - Editor: Mohammad Aziz Pratomo

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:28 WIB

210113134209-.jpeg

Source: Doc. Ig@tasikmalayadelicious

ilustrasi - Tutug Oncom

Rectangle Bodytext (300x100)

18NEWS.ID, Tasikmalaya -- Nasi Tutug Oncom merupakan satu penganan tradisional khas Sunda yang cukup melegenda. Kuliner ini terdiri dari perpaduan nasi hangat yang dicampur dengan menggunakan oncom bakar yang telah ditumbuk hingga halus. Lalu nasi dan oncom memperoleh bumbu khas serta melalui proses pengolahan sedemikian rupa. Pada akhirnya menciptakan aroma serta cita rasa yang khas.

Selain itu, penyajiannya memperoleh kelengkapan dengan taburan bawang goreng, irisan telur dadar, ikan asin goreng, sambal terasi, hingga lalapan.

Jika Sahabat berkunjung ke Kota Tasikmalaya, akan dengan mudah menemukan pedagang Nasi T.O. Baik para pedagang yang menjajakan dagangannya dengan gerobak, warung terbuka, maupun warung tertutup sederhana.

Sejarah singkat

Hingga saat ini tidak ada yang tahu secara pasti asal usul makanan tradisional khas Tasikmalaya ini. Nasi T.O menjadi makanan wajib bagi masyarakat Sunda sejak dulu kala dan telah hadir secara turun temurun. Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat, mulai tahun 1940 kuliner ini sudah tersaji sebagai salah satu menu sarapan.

Nasi T.O berawal karena kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak mempunyai cukup uang untuk membeli lauk yang enak sebagai teman nasi. Dalam hal ini, masyarakat pun memutar otak serta berkreasi dengan bumbu dan bahan seadanya. Maka oncom menjadi pilihan sebab memiliki harga terjangkau dan mudah untuk didapatkan.

Awal mulanya oncom yang dicampurkan ke dalam nasi hanya dibakar serta ditambahkan garam. Tanpa adanya tambahan bumbu-bumbu lain. Oncom bakar tersebut kemudian menjadi teman makan nasi.

Dengan secangkir teh tanpa gula, nasi dengan oncom bakar ini seringkali dimakan pada pagi hari sebagai menu sarapan. Dalam bahasa Sunda, Tutug memiliki arti ditumbuk. Maka Nasi Tutug Oncom merupakan nasi dengan tumbukan oncom.

Terutama pada oncomnya yang telah memperoleh tambahan bumbu sebelum akhirnya tercampur pada nasi, maka menu ini dapat anda makan langsung begitu saja.

Meskipun demikian, saat ini penganan tradisional ini justru menjadi salah satu nasi yang cukup populer serta banyak masyarakat yang memburunya.*

 

Download Aplikasi