Saturday , 17 April 2021

Bale Panyawangan Diorama Nusantara, Terobosan Museum Purwakarta yang Kreatif dan Inspiratif


210407144328-bale-.jpg

Source: Dok. [email protected]_photography10

Interior Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara di Purwakarta.*

18NEWS.ID – Purwakarta merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat dengan luas wilayah tidak kurang dari 97.000 hektar. Setiap sudut-sudut kota mulai ditata dengan perwujudan karya seni yang beraneka rupa. Air mancur Sribaduga, Taman Pancawana, dan beberapa museum dikemas dengan elok untuk memikat wisatawan.

Inspirasi mulai nampak saat berkunjung ke berbagai museum di Purwakarta. Beberapa museum yang terdapat di Kabupaten Purwakarta diantaranya adalah Bale Panyawangan Diorama Nusantara, Bale Indung Rahayu, dan Galeri Wayang. Museum-museum tersebut seolah mengesankan nafas yang serupa, namun menyajikan materi yang berbeda-beda.

Musium Bale panyawangan Diaroma Nusantara

Bale Panyawangan Diorama Purwakarta menyajikan sejarah Purwakarta dilengkapi dengan informasi mengenai pemimpin-pemimpin yang pernah memimpin di Kabupaten Purwakarta. Teknologi layar sentuh menjadi salah satu media yang digunakan pengelola untuk menyajikan informasi sejarah Purwakarta.

Museum Bale Panyawangan. Source: Dok. [email protected]_photography10

Tak hanya itu saja, beragam diorama yang berkisah akan perjuangan warga Purwakarta dalam melawan penjajah Belanda juga tersaji dalam melengkapi media informasi kepada pengunjung. Yang paling unik dari tempat ini dilengkapi alat sensor. Ketika anda berdiri di depan layar besar dengan jarak tertentu, sensor akan membacanya.

Pengunjung juga akan berdecak kagum saat berpose menggunakan pakaian adat hanya dengan menggunakan teknologi augmented reality. Bale Panyawangan yang di resmikan pada 21 februari 2015, arti dari nama Bale iyalah tempat sedangkan Panyawangan iyalah kembali ke masa lalu.

Museum Galeri Wayang

Galeri Wayang terdapat di dalam komplek Kantor Bupati Purwakarta. Informasi yang terdapat di dalam Galeri Wayang sangat beragam jenisnya, dan karakter topeng-topeng yang disajikan dengan begitu tertata.

Galeri Wayang. Source: Dok. [email protected]_

Galeri seni seolah menjadi magnet tersendiri saat berkeliling museum. Awal memasuki gedung bangunan, pengunjung langsung disuguhkan layar lebar dengan didukung oleh wayang golek dengan berbagai karakter.

Tak hanya wayang golek, disudut lainnya juga terdapat wayang kulit sebagai penguat museum tersebut. Para pengrajin wayang sengaja didatangkan untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang pembuatan wayang.

Ukiran wayang. Source: Dok. [email protected]_pratiwi

Beragam bentuk topeng tersaji dengan indah membentuk pohon hayati. Selain itu, relief cerita-cerita pewayangan menjadi pemandangan tersendiri di ruang galeri. Setiap sudut dari Galeri Wayang merupakan perwujudan karya seni yang menyatu dengan materi dalam museum. Semoga kelak museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan bahan antik semata, namun dapat menyajikan suatu infromasi unik, kreatif, interaktif, dan inspiratif.*

Artikel Yang Mungkin Anda Suka

Download Aplikasi