Friday , 14 May 2021

Gempa Sulbar, Banyak Korban Terhimpit Runtuhan Bangunan!


210115154519-gempa.png

Source: ANTARA FOTO/ Akbar Tado/hp/pri.

Sejumlah petugas dengan alat berat mencari korban di Rumah Sakit Mitra Manakarra yang runtuh akibat gempa bumi, di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021).*

18NEWS.ID, Mamuju -- Warga korban gempa di Provinsi Sulawesi Barat membutuhkan bantuan untuk membebaskan warga dari reruntuhan bangunan akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat pukul 02.28 Wita.

"Astagfirullah, ada perawat terjebak dalam reruntuhan bangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra yang roboh, tolong semua pihak seluruh negeri bantu lakukan evakuasi," kata Anggota DPR-RI dari Provinsi Sulbar, Suhardi Duka, di Mamuju, Jumat.

Suhardi Duka yang juga mantan Bupati Mamuju dua periode mengatakan gempa di Mamuju telah membuat bangunan rumah sakit swasta Mitra Manakarra yang berlantai lima, terletak di Jalan Pontingku kota Mamuju, ambruk dan hancur.

Ia berharap bantuan dari seluruh pihak dan pemerintah pusat untuk Sulbar dapat mengevakuasi korban yang terjebak dan melakukan evakuasi dalam reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa.

Selain rumah sakit, sejumlah  kantor pemerintah dan pemukiman warga di Kota Mamuju mengalami kerusakan berat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (15/1/2021) pada pukul 11.10 WIB dilaporkan 8 orang meninggal dan 637 orang luka-luka akibat gempa bumi di Sulawesi Barat.

Selanjutnya sekitar 15 ribu orang di Kabupaten Majene dilaporkan mengungsi. Kerusakan bangunan yang dilaporkan mencakup 62 unit rumah dan kantor. Kantor yang mengalami rusak berat termasuk 1 puskesmas,1 kantor Koramil, Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sejumlah minimarket.

Jaringan listrik juga dilaporkan padam dan komunikasi selular tidak stabil.

Kebutuhan yang dilaporkan BPBD setempat berupa bahan pokok, selimut, tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, alat berat, alat komunikasi, makanan siap saji dan masker.

Presiden Jokwi Sampaikan Belasungkawa

Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa terhadap para korban gempa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

"Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan duka yang mendalam atas korban yang meninggal dunia," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat.

"Tadi pagi saya juga bertelepon terhadap Gubernur Sulawesi Barat dan saya juga telah memerintahkan kepada Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), kepada Menteri Sosial, Kepala Basarnas (Badan SAR Nasional), Panglima TNI dan Kapolri serta jajarannya untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat," tambah Presiden.

Langkah-langkah tersebut adalah mencari dan menemukan korban serta melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka.

"Saya juga minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan petugas di lapangan," ungkap Presiden, dikutip Antara.*

 

Artikel Yang Mungkin Anda Suka

Download Aplikasi