Premium Leaderboard (970x90) - News

Demi Kampanyekan Istri, Dadang Naser pun Cuti Jadi Bupati

Reporter: Hariyawan - Editor: Hariyawan

Jumat, 16 Oktober 2020 | 07:09 WIB

201016071016-.png

Source: Istimewa

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, H. Dadang M. Naser.*

Rectangle Bodytext (300x100)

18NEWS.ID, Kab. Bandung -- Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung, H. Dadang M. Naser, mempunyai kewajiban untuk menyukseskan pasangan calon bupati yang diusungnya, terutama di masa kampanye. Namun tentu sebagai bupati yang jabatannya melekat pada dirinya, tidak mudah begitu saja untuk melakukan kampanye politik terhadap pasangan calon yang diusungnya itu. Dia harus izin cuti terlebih dahulu  pada Gubernur Jabar.

Untuk itu, selama kampange Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Bupati Bandung, Dadang M. Naser, dikabarkan telah mendapat izin cuti dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Diakui Dadang Naser,  dirinya sudah mengantongi izin cuti dari Gubernur Jawa Barat, selama masa kampanye Pilkada. Secara otomatis, cuti yang didapatkannya jatuh setiap Kamis. 

Oleh karena itu, ia bisa melakukan kampanye untuk istrinya, Kurnia Agustina, yang maju menjadi calon Bupati Bandung nomor urut 1, didampingi wakilnya, Usman Sayogi. 

"Saya sudah mendapatkan izin dari gubernur, setiap hari Kamis otomatis saya cuti. Sabtu-Minggu fleksibel saya boleh berkampanye. Jadi Sabtu-Minggu cuti otomatis," ujar Dadang Naser kepada wartawan di Ibun, Kabupaten Bandung, Kamis (15/10/2020).

Menurut Dadang, hari Kamis masuk hari ke tiga mendapatkan cuti dari jabatannya sebagai bupati

"Sekarang hari ke tiga (cuti). Sekarang kita keliling ke berbagai tokoh untuk mengajak dan mendukung paslon nomor 1 pada 9 Desember 2020," ucapnya.

Dadang merasa optimis paslon NU Pasti Sabilulungan bisa meraih kemenangan pada pesta demokrasi nanti, sebab Kurnia Agustina maju berdasarkan hasil survei partai.

"Saya sangat optimis, karena Bu Nia didorong bukan karena Dadang Naser dan Pak Obar Sobarna, tapi hasil survei partai Golkar. Dari survei itu terus kita lakukan panduan dan aplikasi lapangan. Jangan sampai survei bagus, lapangannya dinamis," jelasnya.*



Hot Artikel :
Saksikan :

Kasus Covid-19

Negara Indonesia
Kasus Terbaru 4497
Total Kasus 333449
Kematian Terbaru 79 Orang
Total Kematian 11844 Orang
Sembuh 3546 Orang
Total Sembuh 255027 Orang
Medium Rectangle 2 (300x250) - News Medium Rectangle 3 (300x250) - News