Friday , 14 May 2021

Happy Jazz Day, Memperingati Hari Musik Jazz Internasional


210501115443-happy.jpg

Source: instagram.com/agrasuseno

Pertunjukan Musik Jazz.*

18NEWS.ID – Mungkin sebagian orang menganggap musik jazz itu terkesan rumit dan bikin pusing kepala. Namun kini anggapan tersebut sudah berbalik karena peminat musik jazz sudah semakin banyak. Bahkan bisa dibilang, perkembangan musik jazz di Indonesia paling diperhitungkan.

UNESCO, salah satu badan yang berada di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada bulan November 2011 menetapkan tanggal 30 April merupakan Hari Jazz Internasional. Sebagai badan dunia yang menggawangi urusan pendidikan dan budaya, penetapan Hari Jazz Sedunia oleh UNESCO ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat internasional tentang keutamaan musik jazz, yaitu sebagai sarana pendidikan dan kekuatan untuk memajukan perdamaian, persatuan serta dialog dan kerja sama di antara masyarakat global.

Kata jazz sendiri di ambil dari  bahasa "slang" daerah pinggiran pantai barat Amerika Serikat. Penggunaan istilah musik jazz pertama kalinya dipakai secara resmi pada 1915 di Chicago. Musik jazz adalah musik tradisional Amerika Serikat yang dikembangkan oleh warga Afro-American di Amerika Selatan pada akhir abad 19 dan awal abad ke-20. Lahirnya musik jazz dipercaya sebagai perpaduan musik Eropa dan Afrika.

Dalam perkembangannya, musik jazz kerap kali disebut sebagai musik yang memusingkan sulit dimengerti membosankan, dan bahkan dianggap musik jadul. Namun seiring berjalannya waktu, musik jazz mulai menemukan pasar dengan berinteraksi dengan berbagai jenis aliran musik.

Pertunjukan Musik Jazz. Source: instagram.com/danuaanggara

Seringkali dalam musik-musik beraliran rock n roll, RnB, dan pop misalnya, rasa-rasa musik jazz muncul menjadi bagian dari komposisi. Dari sana, jazz akhirnya dapat diterima oleh semua kalangan. Penggemarnya pun tak cuma orang-orang generasi lama, anak-anak muda juga mulai gemar menikmati jazz.

Menurut Indra Lesmana, salah satu musisi jazz Indonesia, menikmati musik jazz itu sama seperti menikmati painting. Agak sulit untuk menilai lukisan abstrak, harus ada entry pointnya.

Untuk mencicipi musik-music jazz, di Indonesia telah banyak musisi-musisi yang mengusung aliran musik jazz, entah secara keseluruhan atau dikombinasikan dengan aliran musik yang ada di nusantara. Di antara musisi jazz Indonesia, seperti Topati, Dewa Bujana, Tompi, Indra Lesmana, Andien, Tulus, Balawan dan beberapa musisi jazz lain nya.*

Artikel Yang Mungkin Anda Suka

Download Aplikasi