Saturday , 17 April 2021

Jarwo Pelopor Komunitas United States of Bandung Percussion, Permainan Ciamik dari Musik Perkusi


210405122055-jarwo.jpg

Source: dok. pribadi

Jarwo saat pertunjukan perkusi.*

18NEWS.ID – Memiliki waktu senggang selain digunakan untuk beristirahat juga bisa diisi dengan melakukan hal yang bermanfaat. Salah satunya, tergabung dalam komunitas-komunitas. Selain mendapat pengalaman bersosialisasi dalam kegiatan komunitas, kamu juga bisa mendapatkan ilmu serta teman baru yang bisa dijadikan relasi atau koneksi yang mungkin saja berguna untuk kehidupan kamu di kemudian hari.

Jika kamu berdomisili di Bandung dan senang dengan alat musik pukul seperti drum, jembe, bahkan sampai barang barang bekas sekalipun, hal lainnya kamu dapat mengikuti komunitas musik seperti perkusi.

Di Bandung, terdapat komunitas yang sangat unik yang bisa kamu ikuti selagi mengisi waktu luang. Nama komunitas tersebut adalah United States of Bandung Percussion (USBP). Komunitas ini dipelopori oleh Jarwo yang juga sebagai pendiri.

Di mulai dari usia sangat muda yaitu SD kelas 3, Jarwo telah menekuni hobi perkusi, hingga setelah SMP ia membuat grup perkusi pertamanya. Tak luput juga Ia menjadi pelopor sebuah kegiatan ekstrakulikuler perkusi di sekolah di Kota Bandung.

“Saya sudah menekuni hobi bermain perkusi, setelah itu SMP baru mulai membentuk group musik kolaborasi yg dimana di dalamnya terdapat unsur perkusi, tradisional dan modern. lanjut SMA tahun 2004 saya membentuk sebuah ekstrakurikuler perkusi, yang pada saat itu pelopor dari sebuah ekskul perkusi di kota bandung,” tutur Jarwo.

Jarwo, pelopor dan pendiri komunitas USBP. Source: dok. pribadi

Jarwo menambahkan, setelah menenuki SMA, Ia mulai masuk ke perguruan tinggi seni pada saat itu yang bernama STSI, dan disini Jarwo mulai melebarkan sayapnya lagi dengan mendirikan dan melatih ekskul-ekskul perkusi yang ada di Bandung.

“Meliputi SD, SMP, SMA, dan Universitas. Tidak sampai disitu, saya bersama teman-teman dan lebih tepat nya bersama murid-murid saya mencoba membentuk sebuah wadah yang lebih besar lagi yang fungsinya dapat memberi ruang kreatif bagi para percussionist. Karna saya pribadi sangat suka sekali berkumpul dan diakhiri degan acara makan bareng bersama teman-teman saya, nah disitulah pada moment makan kita sepakat membentuk sebuah komunitas perkusi di bandung,” tambah Jarwo.

Sehingga, saat 22 Maret 2012 dideklarasikan komunitas ini dibentuk dan bertempat di Monumen Perjuangan. Komunitas ini bernama USBP (United States of Bandung Percussion) yang dipelopori oleh Jarwo, Gelar, Dewo, Hari, Reza, Decil, Abem, Gugy, Rudy.

Alhamdulillah sampai saat ini USBP masih tetap produktif dan aktif dalam menjalankan sebuah proses kreatif yang berbasis percussion. Karna konsep USBP adalah edukasi, saat ini tidak sedikit instansi serta sekolah-sekolah yang masih dibimbing oleh USBP. Mulai dari SLB, Play Group, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, sampai karyawan dan bahkan masyarakat umum,” ucap Jarwo.

Selain mengedukasi, USBP juga memiliki banyak produk perkusi baik berupa instrumen atau produk jasa, seperti membentuk beberapa group perkusi yang pada akhirnya memiliki nilai jual di dunia pertunjukkan.

Selain itu banyak sekali program-program unggulan dari USBP yang di antaranya USBP konser, USBP Capture (Camping and Adventure), Percussion Attack, USBP Academy, dan masih banyak lagi.

Sampai saat ini anggota USBP yang masih aktif sekitar 1000 orang yang tersebar di dalam dan di luar Bandung. Untuk basecamp saat ini bertempat di Cibiru, Jln. Jati No 26 Kota Bandung.

Alhamdulillah fasilitas di basecamp ada studio musik, kedai kopi, dan tentunya instrumen perkusi yang komplet, jadi teman-teman di luar sana yang mau belajar perkusi tinggal datang saja ke basecamp USBP atau bisa follow instagaram @usbp_ dan @colt.coffee. Terima Kasih,” tutup Jarwo.*

Artikel Yang Mungkin Anda Suka

Download Aplikasi