Saturday , 17 April 2021

Komunitas Aleut Ajak Warga Jaga Warisan Budaya Bandung


210404072629-Komun.jpeg

Source: Doc. [email protected]

Komunitas Aleut.*

18NEWS.ID,-- Bandung adalah salah satu kota terbesar yang ada di Indonesia. Perkembangannya pun pesat, bahkan sering dibilang sebagai salah satu kota yang selalu menciptakan inovasi kreatif di segala bidang. Bagi kamu yang tidak mau menghabiskan masa muda dengan kegiatan monoton. kamu bisa masuk ke berbagai komunitas,karena dalam komunitas banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bersifat kreatif dan positive seperti halanya komunitas yang satu ini.

Komunitas  aleut ini didirikan jelas Deuis Raniarti, Koordinator Komunitas Aleut, bertujuan untuk memperkenalkan sejarah dan situs-situs cagar budaya kota Bandung kepada masyarakat luas. Sampai saat ini Komunitas Aleut yang berdiri sejak Mei 2006 dan bermarkas di Jalan Pasir Luyu No. 30, Suryalaya, Buahbatu, Bandung.sudah memiliki anggota tetap dengan jumlah ratusan orang dengan latar belakang profesi yang berbeda. Mulai dari mahasiswa, dosen, pekerja/karyawan, hingga praktisi sejarah dan budaya. Sementara jumlah pengikut di media sosial sudah mencapai ribuan follower.

Mengenai keanggotan komunitas ini, dijelaskan Rani, sapaan akrab Deuis Raniarti, terbuka untuk umum. Tidak saja bagi warga kota Bandung, warga diluar kota Bandung pun diperbolehkan menjadi anggota. Komunitas aleut ini terbuka untuk umum.tidak hanya untuk mereka yang berdomisili di kota bandung.teman teman dari luar juga kalo suka dengan sejarah dan budaya bisa ikut bergabung.

Komunitas Aleut.* Doc. [email protected]

Sesuai dengan nama alet yang berarti jan bersama,maka kegiatan yang di selenggarakan komunitas aleut juga di lakukan secara kelompok.seperti ngaleut dengan cara berjalan kaki bersama ke lokasi bersejarah atau touring dengan menggunakan motor.kegiatan ngaleut ini di lakukan untuk menelusuri tempat tempat bersejarah yang ada di kota bandung dan sekitarnya.hal ini dimaksudkan untuk menguatkan literasi.

Semua kegiatan di komunitas aleut dilakukan secara bersama sama ke tempat yang memiliki nilai sejarah,yang mungkin belum di ketahui anggota hanya lewat buku buku.dengan mengetahui sejarah dan budaya,lewat komunitas aleut seperti ini,maka masyarakat di harapkan bisa ikut serta dalam merawat atau menjaga daerahnya.

Sementara tema kegiatan di Komunitas Aleut, kata Rani, berbeda-beda di setiap minggunya. Disesuaikan dengan kesepakatan anggota. Sebagai contoh ngaleut ke bioskop. “Ini berarti kita ke gedung bioskop yang dulu-dulu dan memiliki nilai sejarah.”jelasnya.

Dengan mengetahui sejarah dan budaya, lewat Komunitas Aleut seperti ini, maka masyarakat diharapkan bisa ikut serta dalam merawat atau menjaga kotanya.

“Kalau masyarakatnya sudah tahu dengan kotanya sendiri, dengan sejarahnya sendiri kayak gimana, diharapkan masyarakatnya dapat ikut serta merawat dan mencintai kotanya sendiri,” tutur Rani,

Rani yakin dengan adanya kelompok pecinta sejarah seperti komunitas Aleut ini, di tengah tren masyarakat modern, akan tumbuh kesadaran untuk lebih mengenal dan mengapresiasi sejarah sebuah kota. Tidak hanya sekedar menggunakan tempat atau bangunan yang ada untuk foto-foto di media sosial.

“Dengan adanya wadah seperti komunitas Aleut ini, masyarakat bisa mengenal dan akan lebih mencintai dan akan menjaga warisan budaya yang ditinggalkan para pendahulunya, khususnya warisan yang ada di kota Bandung,” tutupnya.*

Artikel Yang Mungkin Anda Suka

Download Aplikasi